|
Sejarah Perusahaan
| 1951 |
Bapak Wujud Setiawan mendirikan sebuah perusahaan transportasi dan menamakannya Chung Hwa. Perusahaan beroperasi dengan satu truk
|
|
| 1958 |
Perusahaan merubah namanya menjadi CV. Siliwangi Kombinasi dan mengoperasikan transportasi
intermoda kereta api dan truk untuk layanan pengiriman tiba di tempat
|
|
| 1959 |
CV. Siliwangi Kombinasi membuka cabang Jakarta dan Surabaya
|
|
| 1964 |
CV. Siliwangi Kombinasi berubah nama menjadi CV. Siliwangi Bangkit
|
|
| 1970 |
CV. Siliwangi Bangkit mengganti armadanya menjadi armada baru bermesin diesel
|
|
| 1975 |
Bapak David Njotodiredja menjadi direktur baru CV. Siliwangi Bangkit
|
|
| 1981 |
Bapak Daniel Budi Setiawan menjadi direktur baru CV. Siliwangi Bangkit
|
|
| 1991 |
CV. Siliwangi Bangkit menjadi PT. Siba Surya
|
|
| 1994 |
Perusahaan mengeluarkan Convertible Bond dan merencanakan peluncuran IPO dalam waktu 5 tahun
|
|
| 1995 |
PT. Siba Surya menginvestasikan 300 unit Mercedes Benz 2634 prime mover (tractor head) dan 180 unit Volvo long wheelbase rigid trucks.
|
|
| 1998 |
Krisis keuangan melanda kawasan Asia termasuk Indonesia. Bunga meningkat menjadi 70% per tahun dan
nilai tukar dolar AS mencapai Rp17.000 per dolar. Perusahaan terpaksa menunda rencana IPO. PT. Siliwangi
Bangkit menjadi perusahaan holding untuk PT. Siba Surya.
|
|
| 2009 |
PT. Siba Surya saat ini mengoperasikan 1.270 unit truk
|
|